
Menlu Sebut Kunjungan Prabowo ke Paris Penuhi Undangan Macron yang Tertunda
Paris — Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi kenegaraan ke Prancis untuk memenuhi undangan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang sebelumnya sempat tertunda.
Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan bahwa undangan kunjungan kenegaraan sebenarnya telah dijadwalkan sejak April 2026. Namun, agenda tersebut belum dapat terlaksana karena penyesuaian waktu kedua kepala negara.
Menurut Sugiono, Presiden Macron kembali mengajukan undangan kedua kepada Prabowo saat keduanya bertemu di Paris sebelumnya. Karena undangan tersebut telah disampaikan dua kali, pemerintah Indonesia akhirnya memenuhi agenda kunjungan kenegaraan tersebut pada pekan ini.
Kunjungan Prabowo ke Paris disebut juga menjadi kunjungan balasan atas lawatan Presiden Macron ke Indonesia sebelumnya. Pemerintah berharap hubungan bilateral Indonesia dan Prancis semakin kuat melalui kerja sama strategis di berbagai sektor.
Pertemuan kedua kepala negara dilaporkan membahas berbagai isu internasional, termasuk situasi geopolitik global, kerja sama pertahanan, investasi, pendidikan, dan hubungan ekonomi bilateral antara Indonesia dan Prancis.
Prabowo Salat Idul Adha Bersama Diaspora Indonesia di Paris
Di sela kunjungan kenegaraan tersebut, Presiden Prabowo juga melaksanakan salat Idul Adha 1447 Hijriah bersama warga negara Indonesia dan diaspora Indonesia di Wisma Indonesia, Paris.
Prabowo tiba di lokasi salat pada pagi hari waktu setempat dan mengikuti rangkaian salat Idul Adha bersama ratusan diaspora Indonesia yang hadir di Paris.
Usai pelaksanaan salat, Prabowo juga bersilaturahmi dan menyapa warga Indonesia yang tinggal di Prancis. Momen tersebut mendapat perhatian diaspora yang menyambut langsung kehadiran Presiden RI di Paris pada Hari Raya Idul Adha.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya menyebut kunjungan kenegaraan Prabowo ke Prancis diharapkan dapat memperkuat posisi strategis Indonesia di kawasan Eropa, khususnya dalam hubungan diplomatik dan kerja sama ekonomi dengan Prancis.
Pemerintah menilai hubungan Indonesia dan Prancis saat ini semakin berkembang di berbagai bidang strategis, mulai dari pertahanan, teknologi, pendidikan, hingga investasi.
Kunjungan Prabowo ke Paris juga menjadi perhatian publik karena berlangsung di tengah dinamika geopolitik global dan meningkatnya kerja sama strategis Indonesia dengan sejumlah negara mitra di Eropa.














