2 min read1,064

Anggaran Rp100 Miliar untuk Sapi Kurban Prabowo Jadi Sorotan, 1.098 Ekor Dibeli dari APBN

Pemerintah mengungkap pengadaan 1.098 ekor sapi kurban Presiden Prabowo Subianto untuk Idul Adha 1447 Hijriah menggunakan anggaran APBN sekitar Rp100 miliar. Seluruh sapi disebut berasal dari peternak lokal di berbagai daerah Indonesia.

O

OP Admin

Published in Arah Informasi

Loading...
Anggaran Rp100 Miliar untuk Sapi Kurban Prabowo Jadi Sorotan, 1.098 Ekor Dibeli dari APBN

Pemerintah Gunakan APBN untuk Pengadaan 1.098 Sapi Kurban

Jakarta — Pemerintah mengungkapkan bahwa pengadaan 1.098 ekor sapi kurban Presiden Prabowo Subianto pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menggunakan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai sekitar Rp100 miliar.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menjelaskan anggaran tersebut berasal dari bantuan kemasyarakatan presiden yang dialokasikan melalui APBN. Ia menyebut harga sapi yang dibeli disesuaikan dengan bobot dan kondisi masing-masing daerah.

Menurut Juri, total 1.098 sapi kurban tersebut terdiri dari 598 ekor yang disalurkan ke 38 provinsi serta 514 kabupaten dan kota. Sementara 500 sapi lainnya diberikan kepada pondok pesantren, lembaga pendidikan, lembaga sosial keagamaan, hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Pemerintah juga menyebut seluruh sapi kurban berasal dari peternak lokal di berbagai daerah Indonesia. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan industri peternakan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas peternak dalam negeri.

Jenis sapi yang dipilih terdiri dari berbagai ras seperti Simmental, Limousin, Brahman, Angus, hingga sapi Bali dengan bobot berkisar 800 kilogram hingga lebih dari 1 ton. Seluruh hewan disebut telah memenuhi syarat kesehatan dan ketentuan syariat kurban.

Distribusi Sapi Kurban dan Anggaran Negara Jadi Perhatian Publik

Penggunaan APBN untuk pengadaan sapi kurban Presiden kembali menjadi perhatian publik karena nilai anggarannya mencapai sekitar Rp100 miliar. Pemerintah menegaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari bantuan kemasyarakatan presiden yang rutin dilakukan saat Idul Adha.

Selain untuk ibadah kurban, program tersebut disebut memiliki tujuan sosial dan ekonomi, terutama membantu masyarakat penerima manfaat serta mendukung peternak lokal di berbagai daerah.

Pemerintah juga menjelaskan terdapat sejumlah daerah yang menerima dua ekor sapi karena tidak tersedia sapi lokal dengan standar bobot sesuai kriteria sapi presiden. Karena itu, distribusi sapi dilakukan menyesuaikan kondisi masing-masing wilayah.

Di sisi lain, penggunaan anggaran negara untuk pengadaan hewan kurban memunculkan beragam tanggapan di publik. Sebagian menilai program tersebut dapat membantu peternak dan masyarakat, sementara sebagian lainnya menyoroti besarnya nilai anggaran yang digunakan.

Pengamat ekonomi menilai program pembelian sapi lokal dalam jumlah besar dapat memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi sektor peternakan, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha.

Sementara itu, pemerintah memastikan seluruh proses pengadaan dilakukan melalui koordinasi dengan kementerian terkait, dinas peternakan daerah, serta asosiasi peternak guna memastikan kualitas dan kesehatan hewan kurban yang disalurkan.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles